Diamku memujamu
Meskipun kau tak pernah menganggap rasaku
Elok rupamu, menjadi hiasan kalbu
Tertutup rapat, tanpa ada orang tahu
Bolehkan aku menaruh harapan padamu
Meski kutahu, bukan aku idamanmu
Menyapaku tak pernah sama sekali
Dari kejauhan aku berharap sekali
Adahkah titik temu yang menyatukan kita
Walau aku tahu, hal itu tak akan pernah terjadi
Namun, izinkan hatimu membalas rasa
Entah Itu berupah cinta Atau melukai hati
Kau begitu sempurna untuk aku miliki
Aku pun tahu, perlu sadar diri
Meski kau di sana bersama pujaan hati
Tak apa, asal jangan terluka Kau punya Hati.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar