Kamis, 12 Mei 2022

Pilunya kenangan

Kuingat pahitnya kenangan dulu

Kenangan yang menyayat hati

Membakar lubuk ini

Beribu-ribu sayatan telah kau lakukan 

Kan kuterima sayatanmu 

Kau berlalu dan bersamanya 

Meninggalkan sayatan tanpa mengobatinya

Kuhanya bisa menangis di derainya

Menangis menatap nanar 

Punggungmu kian menjauh 

Hujan menumpuk di pelupuk mata mengalir deras 

Andai..... 

Waktu bisa diputar kembali 

Ku tak ingin bertemu denganmu

Mengenalimu 

Menumbuhkan rasa ini 

Tapi semua berbanding terbalik 

Darimu.... 

Ku dapat mengenal apa itu cinta

Apa itu luka Dan rela. 


 By_Klaudia Awa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Titik Temu