Kuingat pahitnya kenangan dulu
Kenangan yang menyayat hati
Membakar lubuk ini
Beribu-ribu sayatan telah kau lakukan
Kan kuterima sayatanmu
Kau berlalu dan bersamanya
Meninggalkan sayatan tanpa mengobatinya
Kuhanya bisa menangis di derainya
Menangis menatap nanar
Punggungmu kian menjauh
Hujan menumpuk di pelupuk mata mengalir deras
Andai.....
Waktu bisa diputar kembali
Ku tak ingin bertemu denganmu
Mengenalimu
Menumbuhkan rasa ini
Tapi semua berbanding terbalik
Darimu....
Ku dapat mengenal apa itu cinta
Apa itu luka Dan rela.
By_Klaudia Awa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar